A.
Pengenalan
flowchart
Flowchart
merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar
proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan
demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar
proses digambarkan dengan garis penghubung.
Flowchart
ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan
poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat
dilakukan lebih mudah. Setelah flowhart selesai disusun, selanjutnya pemrogram
(programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.
B.
Simbol-simbol flowchart
Flowchart disusun dengan simbol-simbol. Simbol ini dipakai
sebagai alat bantu menggambarkan proses
di dalam program. Simbol-simbol yang dipakai antara lain :
Flow Direction symbol
Yaitu simbol yang
digunakan untuk menghubungkan antara simbol yang satu dengan simbol yang lain.
Simbol ini disebut juga connecting line.
Terminator
Symbol
Yaitu simbol untuk permulaan (start) atau akhir (stop) dari
suatu kegiatan
Connector
Symbol
Yaitu simbol untuk keluar – masuk atau penyambungan proses
dalam lembar / halaman yg sama.
Connector
Symbol
Yaitu simbol untuk keluar – masuk atau penyambungan proses
pada lembar / halaman yang berbeda.
Processing
Symbol
Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh
komputer
Simbol
Manual Operation
Simbol yang menunjukkan pengolahan yang tidak dilakukan oleh
komputer
Simbol
Decision
Simbol pemilihan proses berdasarkan kondisi yang ada.
Simbol
Input-Output
Simbol yang menyatakan proses input dan output tanpa
tergantung dengan jenis peralatannya
Simbol
Manual Input
Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard
Simbol
Preparation
Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan
sebagai tempat pengolahan di dalam storage.
Simbol
Predefine Proses
Simbol untuk pelaksanaan suatu bagian
(sub-program)/prosedure
Simbol
Display
Simbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu
layar, plotter, printer dan sebagainya.
Simbol
disk and On-line Storage
Simbol yang menyatakan input yang berasal dari disk atau
disimpan ke disk.
C.
Kaidah-kaidah
pembuatan Flowchart
Dalam
pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena
flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah
dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara
satu pemrogram dengan pemrogram lainnya.
Namun
secara garis besar, setiap pengolahan selalu terdiri dari tiga bagian utama,
yaitu;
- Input berupa bahan mentah
- Proses pengolahan
- Output berupa bahan jadi.
Untuk
pengolahan data dengan komputer, dapat dirangkum urutan dasar untuk pemecahan
suatu masalah, yaitu;
- START:
berisi instruksi untuk persiapan perlatan yang diperlukan sebelum
menangani pemecahan masalah.
- READ: berisi
instruksi untuk membaca data dari suatu peralatan input.
- PROCESS: berisi
kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang
dibaca.
- WRITE: berisi
instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke perlatan output.
- END: mengakhiri
kegiatan pengolahan
Gambar
berikut memperlihatkan flowchart dari kegiatan dasar diatas.
Dari
gambar flowchart di atas terlihat bahwa suatu flowchart harus terdapat proses
persiapan dan proses akhir. Dan yang menjadi topik dalam pembahasan ini adalah
tahap proses. Karena kegiatan ini banyak mengandung variasi sesuai dengan
kompleksitas masalah yang akan dipecahkan. Walaupun tidak ada kaidah-kaidah
yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran yaitu:
- Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika
yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat
- Penggambaran flowchart yang simetris dengan arah yang
jelas.
- Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan
diakhiri dengan END.